Gelap

Pesta Ulang Tahun Teman Teman 4

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Pesta Ulang Tahun Teman Teman 4

. Setelah 'pertunjukan payudara' Susan yang singkat tadi, lebih banyak orang lagi yang semakin berani memperlihatkan bagian tubuh mereka yang masih berpenutup.
Salah seorang pria yang hanya memakai boxer maju ke tengah lingkaran kerumunan dan melakukan gerakan layaknya seorang stripper.
Sebagai balasannya, Emily menaikkan bra-nya.
Karena payudaranya berukuran lebih besar dari milik Susan dan juga dia terus tertawa renyah, dia jadi agak sedikit kesulitan saat berusaha menurunkan bra-nya untuk menutupi kembali payudaranya.
Tim kembali mengangkat naik baju salah seorang wanita, tapi wanita tersebut masih memakai bra dan tiba-tiba dia berbalik untuk membetot turun celana Tim.
Tim hanya tertawa tergelak dan melangkah keluar dari celananya, lalu melenggang hanya dengan boxer yang masih tersisa menutupi tubuhnya.
Aku melangkah menuju ke arah dapur untuk mengambil sebotol bir lagi, tapi saat aku masuk ke dalam dapur kutemukan dua orang yang tengah asik bercumbu.
Keduanya hanya memakai pakaian dalam saja, meskipun aku tak tahu apakah pakaian mereka terlepas karena permainan tadi ataukah baru saja mereka lolosi saat bercumbu.
Kuambil birku dan melangkah keluar dari dalam dapur tanpa keduanya menyadari kehadiranku.
Tepat saat aku memasuki ruang keluarga, kusaksikan Susan yang tengah menertawakan Richard yang sedang melakukan gerakan menggoyang dan semua orang bisa dengan jelas melihat batang penisnya terayun di dalam boxernya.
Tiba-tiba saja dia menurunkan boxernya, memperlihatkan sebatang penis yang besar dan panjang.
Susan tak mampu menahan pekikan terkejutnya yang disusul derai tawanya yang keras.
Alisku mengernyit, sama sekali aku tak mengharapkan melihat seorang pria telanjang dan kenyataan kalau Richard begitu besar dibandingkan aku, semakin membuatku merasa cemburu.
Tak berapa lama kemudian, ada seseorang yang mengganti musik, dari band menjadi R&B modern.
Beberapa kelompok wanita mulai berdansa ditengah ruang keluarga dan beberapa pria kemudian bergabung menyusul mereka, tapi kebanyakan mereka menyingkir untuk memberikan ruang dan asik mengobrol di sudut ruangan.
Aku melangkah menuju ke ruang makan dan berdiam diri di sana, berusaha untuk mengenyahkan bayangan penis Richard dan reaksi Susan dari dalam kepalaku.
Ketika aku kembali lagi ke ruang keluarga, seseorang telah meredupkan lampunya dan ada beberapa pasangan dengan tubuh merapat erat berdansa di tengah ruangan dengan diiringi musik yang slow.
Beberapa yang lainnya hanya menggoyangkan tubuhnya saja mengikuti alunan musik.
Kulihat Susan dan Maggie sedang asik saling berbisik di salah satu sudut ruangan.
Lalu mereka berpisah, Maggie melangkah ke tengah ruangan dan Susan berjalan menuju ke arahku.
Susan menggelayut merapat tubuhku dan berbisik di telingaku.
"Sayang, kamu selalu ingin agar aku memamerkan tubuhku, kan? Itu membuatmu horny, benar bukan?""Yeah – yeah," jawabku asal.
"Maksudku, kalau memang kamu mau.
Lakukanlah.
"Sama sekali tak terdengar nada semangat, tapi itu sudah cukup baginya.
Dia mencium pipiku dan kemudian melangkah ke tengah ruangan menyusul Maggie.
Keduanya mulai berdansa dan menggoyangkan pinggul mereka dengan begitu erotis mengikuti irama musik.
Saat meliukkan tubuhnya, perlahan Maggie mulai melepaskan kancing blousenya dan segera saja orang-orang mulai bersiul, berteriak riuh rendah menyambutnya.
Dia buka blousnya, memperlihatkan sepasang payudara terbungkus bra berwarna hitam.
Yang membuatku terkejut, Susan mulai menaikkan tank-topnya juga.
Sekali lagi, payudaranya tersaji dihadapan mata mereka semuanya dan saat dia menaikkan tank-topnya lepas melewati kepala, sepasang payudaranya jadi terangkat naik dengan kencang.
Sorakan bergemuruh semakin keras memenuhi ruangan dan Susanpun melempar jauh tank-topnya begitu saja.
Isteriku terlihat begitu mempesona.
Payudaranya terayun lembut seiring tiap gerakan pelannya dan puting merahnya telah mencuat keras seakan menantang semua mata yang sedang menatapnya.
Aku hanya bisa menyaksikanya saja, mendapati semua orang sekarang dapat melihat dengan bebas keindahan payudara bulat dan perut kencangnya.
Aku benar-benar terangsang begitu hebat dan juga terlihat jelas, namun tentu saja tak ada seorangpun yang menaruh perhatian pada bagian depan celanaku yang menggembung.
Lagu slow usai dan berganti dengan lagu berirama cepat, Susan dan Maggie mulai menggerakkan tubuh mereka semakin cepat.
Beberapa pria mulai bergabung dengan mereka dan segera saja isteriku berada di tengah himpitan dua orang pria yang merapat tubuhnya erat.
Pria yang di depannya masih berpakaian utuh, tapi pria yang di belakangnya hanya memakai boxer saja.
Aku yakin kalau sedang pria itu menggesekkan penisnya ke pantat isteriku dan Susan juga membalas dengan gesekan pantatnya ke belakang.
Senyuman masih terkembang di wajah Susan, tapi mimik wajahnya terlihat berubah lebih erotis.
Pria yang di depannya kini melepaskan bajunya dan mulai menggesekkan dada telanjangnya ke payudara isteriku.
Sedangkan tangan pria dibelakangnya mulai bergerak naik turun membelai kedua paha isteriku dari balik roknya.

Sumber:Internet