Gelap

Pesta Ulang Tahun Teman Teman 8

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Pesta Ulang Tahun Teman Teman 8

. Orang-orang tampak berkerumun mengelilingi Susan, sambil berteriak "Pukul pantatnya! Pukul pantatnya!" Dia berusaha untuk keluar dari lingkaran itu, tapi mereka merapat dan tak membiarkannya lolos.
Richard menangkapnya, mengangkat tubuhnya dan menggendongnya di bahu.
Susan meronta dan berusaha untuk memukul Richard, tapi jelas terlihat kalau itu hanya main-main saja.
Richard membawa isteriku ke sebuah kursi dengan diikuti oleh semua orang.
Richard duduk dan meletakkan tubuh Susan di pangkuannya.
Kembali Susan meronta, tapi masih tetap terlihat jelas kalau dia tak bersungguh-sungguh.
Richard menyikap roknya hingga ke pinggang, memperlihatkan bongkahan pantatnya pada semua orang yang mengerumuni.
Dia mulai memukul pantat isteriku diiringi dengan hitungan dari orang-orang yang mengelilingi.
Susan menjerit dan tubuhnya tersentak dalam setiap pukulan yang dia terima, menjadikan payudaranya yang tergantung jadi terguncang.
Salah seorang pria maju dan memencet putingnya, membuat Susan semakin menjerit-jerit dan meronta tanpa ampun.
Saat hitungan dari orang-orang akan masuk yang ke dua puluh enam, Richard memberikan pukulan terakhirnya pada pantat Susan dan kemudian membiarkannya terlepas pergi.
Susan berdiri dengan wajah merona sangat merah karena jengah tapi tetap saja tertawa riang.
Orang-orang berteriak riuh dan salah satu dari mereka ada yang berteriak "happy birthday.
" Susan membungkukkan badannya, sedikit mengangkat roknya dan kemudian tangannya meraih ke belakang untuk melepaskan pengait roknya.
Dia memeganginya di depan selangkangannya dan menggoyangkannya maju mundur, menggoda mereka dan kemudian melemparkan roknya pada Richard.
Semua orang berteriak keras menyambut perbuatan isteriku yang sekarang sudah telanjang bulat.
Richard mengangkat rok tersebut dan memutarnya di atas kepala, membuat Susan tak mampu mencegah gelak tawanya dan bertepuk tangan bahagia.
Dia terlihat begitu bersemangat sekaligus sexy, dengan tubuh ramping dan kencang.
Dia melakukan gerakan memutar tubuhnya, memperlihatkan pada semua yang ada dalam ruangan, vaginanya yang dihiasi rambut kemaluan terpotong pendek rapi dan juga keindahan payudaranya yang membulat kencang dengan kedua puting besar dan mencuat keras ke depan.
Kemudian dia melangkah keluar dari kerumunan dan berjalan menuju ke ruang makan untuk mengambil sebotol bir lagi.
Aku tahu itu sudah tak ada bedanya sekarang ini, karena semua orang toh sudah melihat tubuh telanjangnya dari tadi meskipun hanya sebentar-sebentar dan juga telah dua orang pria yang menyetubuhinya, tapi ternyata melihatnya telanjang bulat dihadapan semua orang sekarang ini mampu membuatku merasa terbakar api cemburu yang sangat besar.
Aku merasa geram pada diriku sendiri yang tak mampu melakukan apapun tentang semuanya ini.
Beberapa saat berikutnya dia kembali ke ruang keluarga dan berdansa serta mengobrol dengan teman-temannya lagi.
Sekarang aku sudah kehilangan ereksiku dan kepalaku terasa berputar karena banyaknya alkohol yang aku minum dari tadi.
Badanku terasa tak karuan dan aku hanya ingin merebahkan tubuhku di kasurku yang nyaman di dalam kamar.
Aku masih berusaha tetap di pesta untuk beberapa lamanya lagi, siapa tahu akan ada sesuatu yang terjadi lagi, tapi kelihatannya suasana sudah mencapai klimaksnya tadi dan kini mulai mereda.
Belum ada seorangpun yang pulang, tapi mereka terlihat sudah mulai merasa lelah.
Aku berjalan menghampiri Susan dan mengatakan padanya kalau kepalaku terasa pusing dan akan naik ke kamar untuk tidur.
Dia terlihat sedikit cemas tapi aku katakan padanya agar tak perlu merisaukanku dan menyuruhnya untuk terus bersenang senang dengan teman-temannya.
Aku rebah di atas kasur untuk beberapa jam berikutnya, mendengarkan semua yang tengah berlangsung di lantai bawah.
Dari dalam kamarku, tak banyak yang bisa aku dengarkan, kecuali untuk beberapa jeritan dan suara tawa keras.
Kupikir dengan pergi ke kamar akan mengurangi rasa gelisah serta cemburuku, tapi ternyata sekarang semakin bertambah parah saja, karena aku hanya bisa membayangkan saja tentang semua yang mungkin akan dilakukan isteriku dengan teman-temannya.

Sumber:Internet