. Kenalin nama gue Sahrul, umur gue 20 tahun, mahasiswa ilmu komunikasi di Universitas ternama di jakarta.
Kata temen-temen, gue ini keren, tinggi, macho, banyak yang suka sama gue.
Gue dari keluarga yang berada, dan gue anak tunggal.
Gue punya pacar namanya Reni, masih SMA kelas XII, saat itu kita janjian makan di resto cepat saji.
Saat itu gue telat, dan ternyata Reni membawa temannya, cantik, seksi, tonjolan dadanya gede banget.
Anak SMA sekarang sexy-sexy.
"Hai sayang.. " Sapa gue sambil cium pipi Reni.
"Iya yang, kenalin teman gue""Sahrul" Sapa gue sambil jabat tangannya.
"Lina" Jawabnya, tangannya sambil meremas tangan gue.
Saat makan, Lina selalu merhatiin gue, bibirnya digigit, uh bikin gemes aja nih cewek batin gue.
Tiba-tiba Reni, bangun dan pamit ke toilet.
Didepan gue, Lina meremas dadanya, menggigit bibir bawahnya.
Tangannya mengambil HP ku, ternyata dia mengetik nomernya, dan misscall ke HP nya.
Sekali lagi dia meremas dadanya, gue menegang, horny banget.
Reni datang dari toilet, dan bergabung lagi dengan kita.
Tak lama ku juga pamit ke toilet, denga kontol yang sudah tegang.
Buru-buru ku ke toilet, tapi masih depan bilik, mondar-mandir.
Tiba-tiba Lina di belakang gue, dan menarik tangan gue, untuk masuk kesalahan satu bilik.
Lina langsung nyium bibir gue, dilumatnya bibir gue, dan tangannya meremas kontol gue.
"Ntar ketahuan.. " Bisik gue"Gini aja, tar lagi kakak pamit ke Reni, bilang ada telpn penting, tar tunggu gue dipertigaan ya.. Kita ke kost gue, tapi gue pastikan Reni pulang dulu.
""Okehhhh" Kataku"Gue keluar dulu kak" Katanya.
Lina keluar terlebih dahulu, gue masih nunggu beberapa menit lagi.
Setelah itu gue keluar.
"Yank... Ge duluan ya, ditelepon nyokab nih minta antar katanya" Boongku ke Lina.
"Yauda gakpapa yank" Jawabnya.
Dapat izin, gue langsung cabut dan cium pipi Reni.
Gue jalankan mobil ke pertigaan yang Lina maksud.
Nunggu Kira-kira 15 menit, akhirnya Lina muncul, dan masuk kedalam mobil.
Lina mencium pipi gue, dan meluk pinggang gue.
Dia agresif, gue suka, seksi lagi.
"Reni gimana? ""Aman kak.
" Dan kami kembali berciuman.
Gue jalankan mobil menuju kost nya.
Dijalan, tangannya meremas kontol gue.
"Ahhhh nakal""Tapi kakak suka kan? ""Banget""Lu cantik dan seksi""Ahh kakak bisa ajahhh" Manjanya, gue remaja teteknya, gede banget, mental lagi.
Tak lama, kami sampai dikost nya Lina.
Kami masuk, dan pintu dikunci.
Kami berciuman, saling melepas baju yang kami pakai, sungguh indah tubuhnya.
Kami berciuman, tangannya meremas kontol gue, tangan gue pun juga meremas teteknya.
Kemudian tubuhnya jongkok, dan Lina mengulum kontol gue.
"Aahhhh lin ahhhhh" Desahku, dia tetap mengeluar masukkan kontolku dalam mulutnya, sungguh luar biasa nikmat, Reni selalu tidak mau, tapi Lina membuat mimpiku jadi nyata.
"Terus sayang ahhhh enak ohhhhh" Desahku tak karuan.
Gue terduduk di kasurnya, sedang Lina masih mengoral penis gue.
Tiba-tiba dia berhenti, dan naik kepangkuan gue, lalu diduduki lah kontol gue.
"Ahhhhh" Desah kami, rapet, enak.
Lalu dia menggoyangkan pinggulnya, naik turun.
Dan gue, emmut tuh tetek gedenya.
"Ahhhh kak uhhhh oghhhhh enakhhhh"Desahnya, gue terus melumat teteknya kanan kiri, lehernya gue gigit.
Kontol gue, nikmat luar biasa.
Lina terus bergoyang dipangkuan gue, gue lumat bibirnya.
Cukup lama diposisi ini.
"Kak ahhh ahhh guehhh ahh mau keluar ohhhh" Cret cret cret, Lina keluar, tubuh kami berpeluh, gue lumat bibir itu lagi.
Dan gue tidurkan Lina, tanpa melepas kontol gue, lalu gue gempur lagi.
"Ahh ahhh kak ahhh terushhh ohhh" Desahnya.
"Ahhh ahhh sayanghh memek lu nikmat banget ohhh" Racauku.
Gue genjot, Lina meracsu, gue enak banget.
"Ahhh sayanghhh ohhh kakak mauhhh ohhhhj" Crottt crottt crottt crottt crottt crottt crottt crottt crottt crottt crotttGue keluar banyak banget, nafas kami, keringat kami.
Gue kecup kebingnya, gue rebah disampingnya, gue peluk dia.
"Gimana kak? ""Nikmat sayang, luar biasa, lu hebat" Kami berpelukan, ciuman.
"Kakak nginep ya sayang""Iya kak""Yesss nambah" Gue ambil hape, dan bales chat Reni, lalu gue matiin.
Dan kembali bersama Lina melanjutkan kegiatan kami, sampai pagi.
Gue tergila-gila ke Lina, tiap hari ngentot, Lina memang idaman.
Sumber:Internet